WWW.BERBAGI.COM
Monday, May 16, 2016
Friday, May 13, 2016
Thursday, May 12, 2016
Friday, April 29, 2016
Monday, April 25, 2016
FISIKA - VEKTOR
VEKTOR
1. SKALAR
dan VEKTOR
Besaran-besaran Fisika ditinjau dari pengaruh arah terhadap besaran
tersebut dapat dikelompokkan menjadi :
a. Skalar : besaran yang
cukup dinyatakan besarnya saja (tidak ter-gantung pada arah). Misalnya :
massa, waktu, energi dsb.
b. Vektor : besaran yang tergantung pada arah. Misalnya :
kecepatan, gaya, momentum dsb.
Tugas 1.
Sebutkan
besaran-besaran Fisika yang termasuk skalar dan yang termasuk vektor !
2. Notasi Vektor.
2.1.
Notasi Geometris.
2.1.a. Penamaan sebuah
vektor :
dalam cetakan : dengan huruf tebal : a, B,
d.
dalam tulisan
tangan : dengan tanda ¾ atau ® diatas huruf : a , B,
d.
2.1.b.Penggambaran vektor :
vektor
digambar dengan anak panah :
panjang anak
panah : besar vektor.
arah anak
panah : arah vektor
2.2.
Notasi Analitis
Notasi analitis digunakan untuk
menganalisa vektor tanpa menggunakan gambar.
Sebuah vektor a dapat dinyatakan dalam komponen-komponennya sebagai
berikut :
y 
k

ay I j y
a
x
ay : besar komponen vektor a dalam arah sumbu y
ax : besar komponen vektor a dalam arah sumbu x
Dalam koordinat kartesian :
vektor arah /vektor satuan :
adalah vektor yang besarnya 1 dan arahnya sesuai dengan yang didefinisikan.
Misalnya dalam koordinat kartesian : i, j, k. yang masing masing menyatakan
vektor dengan arah sejajar sumbu x, sumbu y dan sumbu z.
Sehingga vektor a dapat
ditulis :
a = ax i + ay j
dan besar vektor a adalah :
a = Ö ax 2
+ ay 2
3. OPERASI VEKTOR
3.1.
Operasi penjumlahan
![]() |
A
A + B = ?
Tanda + dalam penjumlahan vektor
mempunyai arti dilanjutkan.
Jadi A + B mempunyai arti vektor
A dilanjutkan oleh vektor B.

B
A
A+B
Dalam operasi penjumlahan berlaku
:
a. Hukum komutatif



A A
+ B = B + A
B
b. Hukum Asosiatif



A
Opersai pengurangan dapat
dijabarkan dari opersai penjumlahan dengan menyatakan negatif dari suatu
vektor.
![]() |
|||
![]() |
|||
A -A
B
B
- A = B + (-A)
B


B-A -A
Vektor secara analitis dapat
dinyatakan dalam bentuk :
A = Ax i + Ay j + Az k dan
B = Bx i + By j + Bz k
maka
opersasi penjumlahan/pengurangan dapat dilakukan dengan cara
menjumlah/mengurangi komponen-komponennya yang searah.
A + B =
(Ax + Bx) i + (Ay + By) j + (Az + Bz) k
A - B =
(Ax - Bx) i + (Ay - By) j + (Az - Bz) k
3.2. Opersai Perkalian
3.2.1. Perkalian vektor
dengan skalar
Contoh
perkalian besaran vektor dengan skalar dalam fisika : F = ma, p = mv, dsb
dimana m : skalar dan a,v : vektor.
Bila misal
A dan B adalah vektor dan k adalah skalar maka,
B = k A
Besar
vektor B adalah k kali besar vektor A sedangkan arah vektor B sama dengan arah
vektor A bila k positip dan berla-wanan bila k negatip. Contoh : F = qE, q
adalah muatan listrik dapat bermuatan positip atau negatip sehingga arah F
tergantung tanda muatan tersebut.
3.2.2. Perkalian vektor dengan vektor.
a. Perkalian dot (titik)
Contoh dalam Fisika
perkalian dot ini adalah : W = F . s,
P = F . v, F = B . A.
Hasil dari perkalian ini
berupa skalar.
q
Bila C adalah skalar maka
C = A . B = A B
cos q
atau dalam notasi vektor
C = A . B = Ax
Bx + Ay By + Az Bz
Bagaimana sifat komutatif
dan distributuf dari perkalian dot
b. Perkalian cross
(silang)
Contoh dalam Fisika
perkalian silang adalah : t = r x
F,
F = q v x B, dsb
Hasil dari perkalian ini
berupa vektor.
Bila C merupakan besar
vektor C, maka
C = A x B = A B
sin q
atau dalam notasi vektor
diperoleh :
A x B = (AyBz - Az By) i
+ (AzBx - AxBz) j + (AxBy - AyBx) k
Karena hasil yang
diperoleh berupa vektor maka arah dari vektor tersebut dapat dicari dengan arah
maju sekrup yang diputar dari vektor pertama ke vektor kedua.

i
i x j = k j x j = 1
. 1 cos 90 = 0
k x j = - I dsb
Bagaimana sifat komutatif
dan distributif dari perkalian cross
Thursday, April 21, 2016
Bahasa Pemrograman C++
Bahasa Pemrograman C++
C++ adalah bahasa pemrograman komputer, C++ dikembangkan di Bell
Labs (Bjarne Stroustrup) pada awal tahun 1970-an, Bahasa itu diturunkan dari
bahasa sebelumnya, yaitu BCL, Pada awalnya, bahasa tersebut dirancang sebagai
bahasa pemrograman yang dijalankan pada sistem Unix, Pada perkembangannya,
versi ANSI (American National Standart Institute) Bahasa pemrograman C menjadi
versi dominan, Meskipun versi tersebut sekarang jarang dipakai dalam
pengembangan sistem dan jaringan maupun untuk sistem embedded, Bjarne
Stroustrup pada Bell labs pertama kali mengembangkan C++ pada awal 1980-an,
Untuk mendukung fitur-fitur pada C++, dibangun efisiensi dan sistem support
untuk pemrograman tingkat rendah (low level coding). Pada C++ ditambahkan
konsep-konsep baru seperti class dengan sifat-sifatnya seperti inheritance dan
overloading. Salah satu perbedaan yang paling mendasar dengan bahasa C adalah
dukungan terhadap konsep pemrograman berorientasi objek (Object Oriented
Programming).
Perbedaan Antara Bahasa pemrograman C dan C++ meskipun bahasa-bahasa
tersebut menggunakan sintaks yang sama tetapi mereka memiliki perbedaan, C
merupakan bahasa pemrograman prosedural, dimana penyelesaian suatu masalah
dilakukan dengan membagi-bagi masalah tersebut kedalam su-submasalah yang lebih
kecil, Selain itu, C++ merupakan bahasa pemrograman yang memiliki sifat
Pemrograman berorientasi objek, Untuk menyelesaikan masalah, C++ melakukan
langkah pertama dengan menjelaskan class-class yang merupakan anak class yang
dibuat sebelumnya sebagai abstraksi dari object-object fisik, Class tersebut
berisi keadaan object, anggota-anggotanya dan kemampuan dari objectnya, Setelah
beberapa Class dibuat kemudian masalah dipecahkan dengan Class.
Contoh Program C++
Contoh program sederhana C++ untuk hello world dengan menggunakan Pustaka
Dasar C++ dapat dilihat di bawah ini:
#include <iostream>
int main()
{
std::cout << "hello
world\n";
return 0;
}
Keterangan
Baris pertama :
#include <iostream.h>
Sebagai bagian dari proses kompilator, Kompilator dari c++ menjalankan
program yang dinamakan preprosesor. Preprosesor memiliki kemampuan menambahkan
dan menghapus kode dari sumber, Pada bagian #include memberitahuakan
preprosesor untuk menyertakan kode dari iostream, Berkas iostream berisi
deklarasi untuk berbagai fungsi yang dibutuhkan oleh perangkat lunak, atau
class-class yang dibutuhkan.
Baris kedua :
int main ()
Pernyataan ini mendeklarasikan fungsi utama, bahwa suatu program C++ dapat
berisi banyak fungsi, yang harus selalu memiliki sebuah fungsi utama (main
function), Fungsi adalah modul yang berisi kode-kode untuk menyelesaikan
masalah-masalah tertentu. Kata Void menandakan fungsi main tidak bertipe.
Baris ketiga :
{
Kurung kurawal buka menandakan awal program.
Baris keempat :
std::cout << "Hello world\n";
Cout adalah sebuah object dari Pustaka perangkat lunak standart C++ yang
digunakan untuk mencetak string ke piranti output standart, yang biasanya
adalah layar komputer, Compiler menghubungkan kode dari pustaka perangkat lunak
standar itu dengan kode yang telah ditulis untuk mendapatkan hasil executable,
Tanda
\n
adalah format modifier yang digunakan untuk bergabti baris setelah
menampilkan string, jika ada cout lain pada program tersebut, maka string yang
menyertainya akan dituliskan pada baris bawahnya.
Baris kelima:
}
Kurung kurawal tutup menandakan akhir program.
https://www.youtube.com/channel/UC71y2k_6h3COSg9GInhwlVg
Subscribe to:
Posts (Atom)

